CSR INBIS Bontang | Mewujudkan Inklusi Dari Kampung Sendiri


Inkubator Bisnis Permata Bunda adalah sebuah Program Corporate Social Responsiblity (CSR) PT Pupuk Kaltim Bontang yang telah banyak meraih prestasi nasional. Sebuah pencapaian yang luar biasa bagi anak-anak penyandang disabilitas ini. Mereka telah membuktikan dengan ketekunan dan semangat keadaan itu tidak menjadi masalah. Namun disisi lain, masih banyak masyarakat yang tidak peduli bahkan di lingkungan sekitar pun. Hal ini yang masih menjadi pemikiran INBIS Permata Bunda bagaimana caranya para anak disabilitas ini bisa diterima dengan baik ditengah masyarakat. Kondisi kampung sekitar selain belum ramah disabilitas juga lingkungan yang masih kumuh dan kotor, hal ini yang menjadi semangat CSR INBIS untuk masuk ke masyarakat.

Kami Kreatifproduction mencoba memvisualkan kisah CSR INBIS Permata Bunda dalam sebuah film semi documentary. Yang unik dari project ini 100% talent adalah anak-anak disabilitas dan masyarakat sekitar kampung Aren itu sendiri. Bahkan Kru production sebagian besar dibantu oleh para disabilitas ini.

untuk project kami lain nya disini

Description In English :

CSR INBIS Permata Bunda

is a Corporate Social Responsibility (CSR) Program of PT Pupuk Kaltim Bontang which has achieved many national achievements. An extraordinary achievement for children with disabilities. They have proven with persistence and enthusiasm that it is not a problem. But on the other hand, there are still many people who don’t even care about their surroundings. This is what INBIS Permata Bunda still thinks about how these children with disabilities can be well accepted in the community. The condition of the surrounding villages, apart from not being disability friendly, is also the environment that is still slum and dirty, this is the spirit of INBIS CSR to enter the community.

We Kreatifproduction try to visualize the CSR INBIS Permata Bunda story in a semi-documentary film. What is unique about this project is that 100% of talent is children with disabilities and the community around Aren Village itself. Even the production crew is mostly assisted by these disabled people.

Share via
error: Content is protected !!
Send this to a friend